
Pernah main teka-teki silang (TTS)? Saya yakin siapa pun Anda pasti pernah. Pasti ada pula yang memainkan permainan kata itu sebagai teman menunggu sehari-hari. Entah membaca di koran maupun beli buku TTS dengan harga Rp 1.000 - Rp 5.000 perak.
Bermain TTS memang mengasyikkan. Kadang mudah, kadang bikin dahi berkerut. Kadang cukup sendiri, kadang melibatkan orang sekampung. Katanya, sering mengisi kotak vertikal dan horizontal itu juga dapat mengasah otak. Jadi lebih pandai. Bagi yang beruntung, mengisi TTS juga mendatangkan duit, tentu saja kalau ikut kuisnya.
Nah, kini elit dan masyarakat politik di Indonesia juga sedang disodori permainan mirip TTS itu. Teka-teki tersebut datang dari seorang kader Partai Demokrat bernama Ramadhan Pohan. Ia mengungkapkan ada seorang politikus yang sengaja ingin mengobrak-abrik partainya. Oknum itu berinisial A.
Namanya juga inisial, pasti tidak dijelaskan secara lebih detil siapa A tersebut. Berapa huruf nama si oknum setelah huruf A itu? Jumlah huruf ini penting bagi seorang penggemar teka-teki silang, bukan? Sebab, cocok apa tidak jawabannya sebuah pertanyaan, bisa dilihat dari jumlah huruf tersebut.
Pertanyaan atau klu lainnya untuk bisa menebak kelanjutan nama dari awalan huruf A itu juga tidak dikatakan oleh Ramadhan, orang yang pernah berkonflik denhan George Junus Aditjondro, pengarang buku “Gurita Cikeas” itu. Ia cuma bilang kalau A itu ingin menghancurkan PD dengan menyebar SMS fitnah dan memanfaatkan momentum badai politik yang menyerang partainya. Di luar kata bantu itu, nggak ada.
Apakah A itu mendatar atau menurun dalam permainan teka-teki silang politik mutakhir ini? Memang susah untuk “didatarkan” atau “diturunkan”, namun bukan berarti tidak bisa. Mendatar mungkin dapat diartikan nama A dari partai yang selevel atau pesaing PD, menurun mungkin partai-partai yang tidak lebih besar dari partai bentukan SBY tersebut, atau yang lain.
Alhasil, A yang dilontarkan Ramadhan itu menyambar ke mana-mana. Ada yang merasa tertuduh, tersinggung, dan terhina. Siapa pun politikus yang punya nama depan berhuruf awal A masygul dibuatnya. Namun, rata- rata politikus Partai Golkar yang bereaksi. Mungkin karena beringin yang paling banyak ‘mengandung’ politikus berhuruf pertama A di nama mereka, atau tengah berseberangan dengan PD.
Sejauh ini, kunci jawaban siapa Mr A itu memang masih dikantongi oleh Ramadhan. Tidak ada jawaban di edisi TTS edisi berikutnya atau di halaman belakang buku. Dan agaknya, ketersinggungan-ketersinggungan seperti itu masih akan berlanjut, seiring dengan belum mandegnya prahara yang menerjang partai berlambang mercy.
Tapi kalau ada yang tahu siapa Mr A itu, boleh lah dibocorin di sini :))
Foto Ilustrasi:http://pendidikananakusiadini2.blogspot.com











Mendingan isi tts majalah deh, daripada isi tts mr A. Sudah muak dengan politik dan tingkah pelaku politik di Indonesia
mengisi TTS memang mengasyikan disaat mengisi waktu luang.. kadang bikin penasaran kadang juga bikin ngeselin.. seru.. nice post.. salam sukses
hehehe apakah A itu Amien Rais,Akbar Tanjung,Aburizal Bakrie,Anas Urbaningrum,Achmad Mubarok? jawabnya tanya saja pada rumput yang bergoyang
AYA AYA WAe si Ramadhan Pohan ini !
mang susah nebak klo clu nya dikit. lagian susah amat sih Bpk Ramadhan Pohan ngomongnya ribat dan terkesan mau membuat penasaran semua orang. Lebih bae Bpk politikus ini dijadiin presenter kuis aja yaa
piss
mungkin MR. A itu Aa Husin ya…wakkakkaaaaaaaa
sy juga muak, mas,hehe. tapi tetap saja harus nulis
muakasih
rumput yang bergoyang itu awalannya “R”, bukan A,hehehe :p
Ditambah2 sendiri nanti jadi pitnah :p
A gitu aja kok repot jawabnya wkwkwkwkwk
ngisi TTS enaknya sambil nunggu beduk magrib…..