• 2

    Aug

    Denny Indrayana & Tipikal Fights Back Yusril

    Dok Detikcom Membolak-balik buku kumpulan artikel karya Denny Indrayana, kini Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan Penegakan HAM, saya menemukan tulisan yang cukup menarik. Tulisan tersebut konteks dengan kejadian akhir-akhir ini. Kesinambungan antara Denny dengan obyek yang disorotinya pun sangat nyata terlihat. Beberapa waktu lalu, Denny dan mantan Menkum HAM Yusril Ihza Mahendra ramai diberitakan terkait batalnya acara debat di Metro TV. Debat itu mengangkat tema tentang sah dan tidaknya jabatan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Yusril melontarkan wacana itu sebagai balasan atas ditetapkannya dirinya sebagai tersangka kasus Sisminbakum. Ia juga men-judicial review-kan UU No 16/2004 Tentang Kejaksaan. Debat batal karena Yusril menolak beradu-otak dengan Denny. Ia sebelumnya diberita
    Read More
  • 2

    Jun

    Pengacara Oh Pengacara

    Kalangan penasehat hukum atau pengacara sah-sah saja mencalonkan diri sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setiap warga negara yang memiliki kecakapan, kemampuan, serta lolos persyaratan dan seleksi tentu berhak menduduki posisi puncak lembaga antikorupsi tersebut. Contoh pengacara yang berhasil meraih jabatan pimpinan KPK adalah Chandra M Hamzah. Pria kelahiran Jakarta, 25 Februari 1967, ini pernah bergiat di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Pendiri Pusat Studi hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) itu juga pernah berkarir di sejumlah firma hukum. Namun, mengapa kini beberapa pengacara yang ingin mengisi lowongan pimpinan KPK mendapat hujatan dari mana-mana? Farhat Abbas, Bonaran Situmeang, dan OC Kaligis ramai-ramai dikritik atas keikutsertaan mereka da
    Read More
  • 18

    Apr

    Bau Anyir Uang dalam Tragedi Tanjung Priok

    Dok Detikcom Tragedi berdarah di Tanjung Priok pada Rabu (14/4) lalu ternyata tidak berhenti saat dicapainya mediasi antara Pemprov DKI Jakarta, PT Pelindo II, dan ahli waris lahan makam Mbah Priok. Ada lagi masalah yang muncul sebagai buntut kerusuhan itu, yakni dugaan suap yang diterima Satpol PP dari Pelindo senilai Rp 11 miliar. Sudah tentu tidak akan mau ada yang mengaku. Gubernur DKI Fauzi Bowo baru mendengar soal uang itu, namun akan menyelidikinya melalui tim investigasi dari Palang Merah Indonesia (PMI). Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengatakan Satpol PP memang mendapatkan uang dari Pelindo, tapi urusan jumlah ia tidak tahu. Orang yang paling jadi sorotan pasca tragedi yang menewaskan 3 anggota Satpol PP itu, Kepala Satpol PP nonaktif Haryanto Bajuri, langsung memb
    Read More
  • 15

    Apr

    Ketika Kekerasan Menjadi Dewa

    Melihat bentrokan antara Satpol PP-Polisi dengan warga yang menolak penggusuran makam Mbah Priok di Tanjung Priok membuat rasa kemanusiaan tersayat-sayat. Kedua belah pihak saling menyerang tanpa ampun. Erangan kesakitan serta darah membuncah di mana-mana. Korban pun berjatuhan. Tayangan televisi memperlihatkan bagaimana para anggota Satpol PP menganiaya warga yang berhasil ditangkapnya. Korban digebuki, dipukul, serta ditendang dengan sepatu lars secara beramai-ramai. Tubuh korban yang tanpa sehelai kain pun terhuyung-huyung dengan darah bercucuran. Tidak ubahnya kebengisan warga yang telah dikuasai oleh amarah. Begitu satu anggota Satpol PP terjebak, mereka mengeroyoknya tanpa belas kasihan. Tubuh anggota Satpol PP yang sudah lemah tak berdaya tidak membuat mereka puas. Sebongkah batu
    Read More
  • 15

    Feb

    Ada Apa dengan Hakim Sidang Antasari?

    Antasari Azhar (Dok detikcom) Tidak mudah bagi mantan Ketua KPK Antasari Azhar lepas dari jeratan hukum kasus pembunuhan berencana Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen. Ia pun akhirnya dipenjara 18 tahun akibat keterlibatannya dalam kasus itu. Hakim menyatakan ia terbukti turut serta menganjurkan orang lain untuk membunuh. Antasari telah memberikan informasi tentang teror, data diri korban, serta memberi restu Sigid Haryo Wibisono menyerahkan biaya Rp 500 untuk operasional pembunuhan pada pertengahan Maret itu kepada Wiliardi Wizar. Ketiganya dianggap mempunyai kerja sama yang kuat. Dari Antasari lah masalah berawal. Apalagi kalau bukan konfliknya dengan korban, yang dimulai dari adegan di kamar hotel dengan Rhani Juliani. Nasrudin datang bersama dengan Rhani, lantas merekam pembicara
    Read More

Author

Search

Recent Post