• 4

    Mar

    Menyalahkan Rakyat

    Demokrasi sering diartikan sebagai pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat. Saya sudah dijejali teori itu sejak masih sekolah. Padahal sebetulnya yang terjadi tidak seperti itu, waktu itu. Zamannya Pak Harto demokrasi ya dari rakyat, oleh rakyat, untuk Pak Harto. Rakyat disuruh memilih Golkar, lalu Pak Harto jadi presidennya. Tiga dasawarsa lamanya. Memang, pembangunan terlihat. Tapi rakyat dapat keuntungan sedikit. Di zaman Pak Karno, berlaku namanya demokrasi terpimpin. Demokrasi dari, oleh, dan untuk Pak Karno sendiri. Dalam pemahaman Pak Karno, demokrasi harus dikawal oleh seorang pemimpin. Boleh bermusyawarah, tapi kalau deadlock, keputusan diambil oleh pemimpin. Tidak ada pemilu setelah pemilu pertama (1955) sampai berakhirnya kekuasaan Pak Karno itu. Rakyat cuma menonton.
    Read More
  • 7

    Jan

    Capres Iklan

    Banyak yang memprediksi tahun 2013 akan menjadi tahun politik. Sudah pasti betul. Karena, 2014 adalah tahun diselenggarakannya pemilu. Jadi sebetulnya tidak usah diprediksi pun sudah tentu politik akan panas di tahun ular air ini. Jangankan tahun 2013, sejak pemilu 2009 berakhir pun, sejumlah tokoh sudah mulai muncul atau didorong-dorong untuk menjadi calon presiden. Waktu berjalan, semakin banyak saja figur-figur yang ‘njedul’ itu. Sebagian, bahkan sudah ‘mendeklarasikan’ diri sebagai capres. Bahkan, sejak saat itu pula, mereka-mereka itu menggeber pencalonan presiden dengan iklan-iklan di televisi/koran/radio dsb. Iklannya secara tersamar atau terang-terangan. Tersamar maksudnya, tak langsung menyebut dirinya capres. Misalnya iklan dalam rangka hari-hari besa
    Read More
  • 6

    Jun

    TTS Mr A

    Pernah main teka-teki silang (TTS)? Saya yakin siapa pun Anda pasti pernah. Pasti ada pula yang memainkan permainan kata itu sebagai teman menunggu sehari-hari. Entah membaca di koran maupun beli buku TTS dengan harga Rp 1.000 - Rp 5.000 perak. Bermain TTS memang mengasyikkan. Kadang mudah, kadang bikin dahi berkerut. Kadang cukup sendiri, kadang melibatkan orang sekampung. Katanya, sering mengisi kotak vertikal dan horizontal itu juga dapat mengasah otak. Jadi lebih pandai. Bagi yang beruntung, mengisi TTS juga mendatangkan duit, tentu saja kalau ikut kuisnya. Nah, kini elit dan masyarakat politik di Indonesia juga sedang disodori permainan mirip TTS itu. Teka-teki tersebut datang dari seorang kader Partai Demokrat bernama Ramadhan Pohan. Ia mengungkapkan ada seorang politikus yang se
    Read More
  • 20

    May

    Kesehatan Presiden

    Duet pemimpin RI hari-hari terakhir ini disibukkan dengan urusan kesehatan. Presiden SBY, yang sebelumnya digosipkan mengalami stroke, tampil ke publik dengan kondisi segar bugar. Bahkan, ia mengumumkan keberhasilannya melakukan diet. Presiden juga diet, lho. SBY mengaku berat badannya turun 10 Kg. Namun, ia belum puas. SBY menargetkan dapat turun berat badan lagi sekitar 3-5 kg dalam 5 sampai 8 minggu. Mungkin SBY ingin badannya seperti saat masih aktif menjadi tentara dulu. Atau apalah, tapi ia mengaku memang lebih enerjik. Lain halnya Wapres Boediono. Badan Wapres tidak terlalu gemuk, jadi tidak perlu menjalani diet. Namun, ia gemar berolah raga, biasanya dengan jalan kaki 5 Km sehari di jogging track Hotel Borobudur dan fitness di bekas kantornya, Bank Indonesia. Boediono dulu gema
    Read More
  • 9

    Mar

    'Kemesraan Ini Janganlah Cepat Berlalu'

    Tanpa sembunyi-sembunyi, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada sore yang agak cerah, Selasa (8/3/2011), kemarin, keduanya bertemu di Istana Negara, Jakarta. Pertemuan tersebut, yang ditunggui pers hingga selesai, berlangsung setelah hampir dua pekan terjadi gonjang-ganjing koalisi dan reshuffle kabinet. Isu hendak dijungkalkannya Golkar dan PKS yang mbalelo dari Setgab Koalisi menguat. Pernyataan-pernyataan bermuculan, tidak terkecuali dari kedua pentolan partai besar itu. SBY mengatakan, memang ada satu dua partai yang tidak selaras dengan 11 traktat perjanjian Koalisi, makanya dia mengingatkan. Dalam waktu tidak lama, ia juga akan melakukan evaluasi terhadap keberadaan setgab. Begitu pula Aburizal Bakrie. Pada awalnya,
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post