• 21

    Nov

    Lelaki di Tepi Danau

    Setibanya di pinggir danau, lelaki itu bergegas duduk di atas bebatuan. Di depannya, sejajar perahu kayu tampak terapung-apung. Namun, bola mata lelaki itu tak begitu tertarik. Pandangannya menyorot jauh ke kabut yang rebah ke permukaan air danau. Ia buka baju tebalnya sambil tak henti memandang ke tengah danau, berharap pulau kecil itu menampakkan rupanya. Hawa dingin pegunungan menyergap tubuhnya secara perlahan. Tapi, kabut memang belum mau menyingkir. Satu-dua perahu kecil membawa pelancong berlayar menembus kabut itu, seperti berpetualang ke negeri antah berantah dan tak pernah kembali. Hari sudah beranjak petang. Langit juga terlihat mendung. Bagaimana jika jubah hitam alam tak memberi pilihan selain meninggalkan danau dengan kecewa? Seperti inikah dulu ketika lelaki yang bernam
    Read More
  • 13

    Sep

    Tiket Rp 200 Ribu

    Seperti para perantau lainnya, saya pun menyempatkan diri untuk mudik pada lebaran tahun ini. Namun, saya memilih pulang kampung setelah hari raya Idul Fitri, supaya sepi sedikit. Entah kenapa, tahun ini agak malas untuk berdesak-desakan ataupun bergelut dengan kemacetan di jalan raya. Sabtu (3/9), seorang teman memberi kabar yang mengembirakan. Tiket kereta api kelas eksekutif jurusan Yogyakarta dan Solo dari Jakarta dijual sangat murah. Rp 200 ribu. Teman saya itu tidak menunggu waktu lagi untuk merogoh kocek dan membeli tiket. Orang yang tidak mudik pun pasti tidak percaya harga tiket KA turun drastis. Musim lebaran, sesuai tradisi, tiket KA pasti melambung tinggi. Pada lebaran tahun ini, tiket KA ke Yogya/Solo tembus Rp 600 ribu. Harga tiket lebaran biasanya konstan hingga tujuh ha
    Read More
  • 11

    Sep

    Menelusuri Jejak PD II ke Morotai (1)

    Hari masih pagi buta. Habis makan sahur, saya dan teman-teman yang ikut menteri PDT ke Maluku Utara menaiki mobil ke Pelabuhan Tobelo, Halmahera Utara, awal Agustus 2011 lalu. Di sana sudah ada speedboat yang menunggu. Penyeberangan memang harus dilakukan sebelum fajar menyembul. Alasannya, kalau makin siang, ombak di laut pasifik sangat tinggi, dan itu berbahaya bagi kapal-kapal kecil. Tidak lama berselang, tibalah mobil di pelabuhan. Karena masih pagi, pintu ke ke pelabuhan kecil itu masih ditutup. Terpaksa lewat jalan memutar. Setelah itu menyusuri jalan kayu di atas air menuju speedboat. “Awas hati-hati. Perhatikan tangga masuk perahu,” kata pemilik speedboat sambil memberikan sorot lampu senter sebagai penuntun penumpang masuk ke dalam speedboat-nya. Dengan mata terk
    Read More
  • 23

    Jun

    Uitstekend! Belanda Memang Luar Biasa

    Menyimak hasil survei Gallup World Poll, yang menyatakan bahwa Belanda adalah negara dengan penduduk paling bahagia sedunia, siapa yang tidak iri? Apalagi bagi masyarakat dengan kondisi keamanan negaranya yang terganggu oleh aksi-aksi terorisme atau konflik bersaudara. Mereka yang hidup di negara kurang seberuntung Belanda mungkin selalu membatin, \”Ah, andai Aku hidup seperti di negara itu\”. Belanda juga nangkring di 10 besar negara paling atas dalam banyak hal. Negeri kincir angin itu adalah negara keenam yang paling nyaman dihuni (UNDP, 2009), pengekspor hasil pertanian nomor 3 terbesar di dunia sepanjang 2003-2004 dengan nilai ekspor mencapai US$ 19,780 juta (Maps of World), nomor delapan negara paling layak untuk kehidupan kaum ibu (Savethechildren, 2011), dan lain-lai
    Read More
  • 1

    Feb

    Matt Soemopawiro, Fotografer Keturunan Suriname

    Matt Soemopawiro Perawakannya yang mirip orang Asia timur membuat tidak gampang percaya kalau ia adalah keturunan masyarakat Jawa di Suriname. Namun, berulangkali ia menyebut daerah tempat kedua orang tuanya berasal, yakni Jawa Timur (Jatim), meski tidak ingat secara utuh silsilah keluarganya. Keyakinan bahwa ia benar-benar keturunan Jawa bertambah ketika namanya disebut: Matt Soemoprawiro. Soemopawiro jelas adalah nama Jawa. Di masyarakat Jawa, nama belakang itu biasanya adalah nama keturunan dari pihak bapak. Rasa ragu yang menyelimuti diri hilang sudah ketika mendapat kesempatan bercengkerama secara langsung dengan pria berjas hitam ini. Matt terdengar fasih berbahasa Jawa, meski bahasa Jawa ngoko. Ngoko adalah strata terendah dalam Bahasa Jawa, yang biasa dipakai untuk percakapan
    Read More

Author

Search

Recent Post