• 6

    Feb

    Naik Kopaja Rp 8.500

    Ini nasib sial karena kebodohan, tapi juga karena sistem pembayaran sarana angkutan di DKI Jakarta yang belum tertata. Saya naik Kopaja P 20 AC Rabu (6/2/2013) rute Lebak Bulus-Senen. Itu, lho, bus kota baru yang berpendingin udara. Bus itu tarifnya Rp 5.000 sekali naik. Sejak beberapa waktu lalu, bus ini diperbolehkan masuk ke jalur Bus TransJakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jadi, di lajur khusus tersebut, penumpang bisa naik dan turun, laiknya naik TransJ. Sedangkan di luar busway, Kopaja akan melayani penumpang seperti Kopaja ‘rongsokan’ lainnya. Nah, bagi yang naik melalui halte busway, tarifnya Rp 5.000. Ada dua tiket di loket TransJ, yakni tiket Kopaja dan TransJ. Tinggal pilih mau naik yang mana. Tiket Kopaja eksekutif itu, bisa untuk naik TransJ. Jad
    Read More
  • 3

    Apr

    Komplein ke Dirut TransJ

    Saya suka naik bus TransJakarta. Tapi kadang-kadang menyebalkan karena selalu telat. Pagi ini komplein itu akhirnya saya layangkan ke Dirut TransJ: Slmt pagi Pak Akbar. Smg bpk sehat selalu. Sy irwan wartawan detikcom. Tp sy menghubungi bpk sbg pengguna TransJakarta. Sy punya kendaraan roda dua, tp sy memilih naik transj utk ke kantor krn nyaman dan aman. Tiap hr sy naik koridor 4. Sy sengaja berangkat dr halte utan kayu ke dukuh atas pkl 6 pagi utk hindari kemacetan. Tp di koridor tsb bus transJ sering terlambat. Spt pagi ini,sy antre satu jam. Selama itu hnya satu bus yg melintas pak,itupun penuh. Selepas pkl 7 datang 9 bus berturut2, sy bisa naik di bus ke-8 dgn ‘memaksa’ penumpang lain bergeser. Bbrp calon penumpang lainnya putus asa dan keluar dr halte, entah mrk slanj
    Read More
  • 13

    Dec

    Polisi yang Ditilang Kok Sedikit?

    Awal Desember yang lalu, Dirlantas Polda Metro Jaya merilis data hasil Operasi Zebra Jaya sepanjang tahun 2010. Selain masyarakat umum, aparat kepolisian pun tidak luput terjaring razia. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Royke Lumowa mengatakan polisi tetap profesional dalam melakukan tindakan. Meski sesama polisi, bila melanggar, ya, harus ditilang. Semua sama di mata hukum. “Saya justru sama anggota mengapresiasi yang nilang sesama anggota yang melanggar. Saudara saya saja bisa ditilang, kok. Yang penting anggota santun, tanpa komplain masyarakat,” ucap Royke (detikcom, 1 Desember 2010). Memang, seperti halnya aparat penegak hukum lainnya yang dijatuhi hukuman ketika berbuat menyeleweng, tindakan yang dilakukan Dirlantas patut diacungi jempol. Tapi ra
    Read More
  • 24

    Sep

    Putaran Ilegal Terowongan Manggarai

    Sudah umum diketahui bahwa keberadaan putaran di jalan raya seringkali menjadi biang kemacetan. Contohnya di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Beberapa putaran di jalan protokol itu selalu menjadi titik kemacetan. Dalam suasana lalu lintas yang ramai, kendaraan akan mengantre untuk berputar arah. Antrean mobil-mobil itu akan menyebabkan perjalanan kendaraan lainnya terhalangi. Macet pun tidak bisa terhindarkan lagi. Namun, putaran di Jl HR Rasuna Said masih tergolong tertib dengan rambu-rambu jalan yang terpampang jelas. Selain itu, tiap terjadi puncak kemacetan, selalu ada polisi yang menjaganya. Keberadaan mereka sedikit membantu mencairkan lalu lintas. Tapi bagaimana bila putaran tersebut ‘ilegal’? Terlebih, letaknya betul-betul tidak strategis dan membuat k
    Read More
  • 28

    Aug

    Mundur Menghindar di Jalur TransJ

    Ilustrasi (Foto Dok detikcom) Inilah budaya berlalu lintas masyarakat: tertib kalau ada petugas. Kalau tidak ada, main serobot sana- sini. Jalanan jadi ajang kompetisi yang menghalalkan segala cara: sikat lampu merah, gasak trotoar, terjang verboden, dan terobos jalur TransJ. Berlalu lintas di Jakarta, meski dalam kondisi normal, tidak ubahnya aksi balapan liar yang biasa dilakukan anak-anak muda ketika malam hari. Hukum dianggap tidak berlaku lagi kalau sudah nyetir atau menunggang sepeda motor di jalan raya. Begitu ada celah sedikit, aturan-aturan lalu lintas menjadi barang yang langka. Tertib hanya karena ada petugas, meski petugas pun kini tidak lagi ditakuti. Namun, akan enjadi salah tingkah apabila sebelumnya mengira tidak ada petugas, eh, ternyata mereka ada di ujung jalan. Pe
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post