• 11

    Aug

    Serentak Pilkada

    Saya termasuk yang resah dengan pilkada serentak. Terutama menyangkut potensi gangguan keamanan yang cukup besar. Pilkada di satu daerah saja acap kali menimbulkan kerusuhan. Ini akan ada 269 daerah yang menggelar pilkada pada Desember 2015 mendatang. Iya kalau kerusuhan di satu daerah mampu dilokalisasi. Namun, bukan tidak mungkin kekisruhan pilkada menjalar dari daerah satu ke daerah lainnya, karena adanya masalah yang sama, seperti perselisihan hasil penghitungan suara. Kepala BIN Sutiyoso menyebut, 10 persen saja dari 269 pilkada itu rusuh, dampaknya sangat mengerikan. Aparat polri, juga TNI yang siap memberi bantuan, menjamin penyelenggaraan pilkada akan berjalan dengan aman. Namun, bisa dibayangkan bagaimana bila dalam waktu bersamaan banyak daerah dilanda kerusuhan akibat pilkada.
    Read More
  • 4

    Mar

    Menyalahkan Rakyat

    Demokrasi sering diartikan sebagai pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat. Saya sudah dijejali teori itu sejak masih sekolah. Padahal sebetulnya yang terjadi tidak seperti itu, waktu itu. Zamannya Pak Harto demokrasi ya dari rakyat, oleh rakyat, untuk Pak Harto. Rakyat disuruh memilih Golkar, lalu Pak Harto jadi presidennya. Tiga dasawarsa lamanya. Memang, pembangunan terlihat. Tapi rakyat dapat keuntungan sedikit. Di zaman Pak Karno, berlaku namanya demokrasi terpimpin. Demokrasi dari, oleh, dan untuk Pak Karno sendiri. Dalam pemahaman Pak Karno, demokrasi harus dikawal oleh seorang pemimpin. Boleh bermusyawarah, tapi kalau deadlock, keputusan diambil oleh pemimpin. Tidak ada pemilu setelah pemilu pertama (1955) sampai berakhirnya kekuasaan Pak Karno itu. Rakyat cuma menonton.
    Read More
  • 6

    Feb

    Naik Kopaja Rp 8.500

    Ini nasib sial karena kebodohan, tapi juga karena sistem pembayaran sarana angkutan di DKI Jakarta yang belum tertata. Saya naik Kopaja P 20 AC Rabu (6/2/2013) rute Lebak Bulus-Senen. Itu, lho, bus kota baru yang berpendingin udara. Bus itu tarifnya Rp 5.000 sekali naik. Sejak beberapa waktu lalu, bus ini diperbolehkan masuk ke jalur Bus TransJakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jadi, di lajur khusus tersebut, penumpang bisa naik dan turun, laiknya naik TransJ. Sedangkan di luar busway, Kopaja akan melayani penumpang seperti Kopaja ‘rongsokan’ lainnya. Nah, bagi yang naik melalui halte busway, tarifnya Rp 5.000. Ada dua tiket di loket TransJ, yakni tiket Kopaja dan TransJ. Tinggal pilih mau naik yang mana. Tiket Kopaja eksekutif itu, bisa untuk naik TransJ. Jad
    Read More
  • 7

    Jan

    Capres Iklan

    Banyak yang memprediksi tahun 2013 akan menjadi tahun politik. Sudah pasti betul. Karena, 2014 adalah tahun diselenggarakannya pemilu. Jadi sebetulnya tidak usah diprediksi pun sudah tentu politik akan panas di tahun ular air ini. Jangankan tahun 2013, sejak pemilu 2009 berakhir pun, sejumlah tokoh sudah mulai muncul atau didorong-dorong untuk menjadi calon presiden. Waktu berjalan, semakin banyak saja figur-figur yang ‘njedul’ itu. Sebagian, bahkan sudah ‘mendeklarasikan’ diri sebagai capres. Bahkan, sejak saat itu pula, mereka-mereka itu menggeber pencalonan presiden dengan iklan-iklan di televisi/koran/radio dsb. Iklannya secara tersamar atau terang-terangan. Tersamar maksudnya, tak langsung menyebut dirinya capres. Misalnya iklan dalam rangka hari-hari besa
    Read More
  • 2

    Jan

    MRT dan Aturan Ruang Bawah Tanah

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo belum memutuskan kelanjutan proyek Mass Rapid Transit (MRT). Masih pusing. Lobi ke Kementerian Keuangan agar tiket MRT dibantu subsidi belum tembus. Meski katanya sudah digagas sejak tahun 1980, pembangunan MRT banyak centang perenangnya. Ternyata pula, peraturan gubernur tentang pemanfaatan ruang bawah tanah baru keluar 1 Oktober 2012 yang lalu. Pergub DKI Jakarta No 167 Tahun 2012 tentang ruang bawah tanah itu masih ditandatangani oleh Fauzi Bowo, gubernur lama. 1 Oktober itu berarti waktu antara dia kalah pilkada putaran kedua sampai menjelang pelantikan Jokowi. MRT atau gorong-gorong raksasa membutuhkan aturan ruang bawah tanah. Definisi ruang bawah tanah: ruang di bawah permukaan tanah yang menjadi tempat manusia beraktivitas. Ruang bawah tanah i
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post