• 27

    Jul

    Membuat Kapal Tetap Berlayar di Selat Sunda

    Minggu lalu saya menyeberang ke Lampung untuk liputan. Ada beberapa hal yang saya dapati terkait  antrean Pelabuhan Merak. Seperti di banyak berita, pemerintah berdalih antrean padat itu membuat  Jembatan Selat Sunda sepanjang 29 Km perlu dibangun. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, harus digarisbawahi dulu bahwa antrean panjang itu ternyata hanya  ada di Pelabuhan Merak. Sementara di Bakauheni Lampung, ketika saya bepergian pada 18 Juli 2012 lalu sangat sepi. Catatan lagi, jangan dibandingkan kemacetan pelabuhan dengan kemacetan ‘edisi’ lebaran. Di mana-mana  sudah pasti macet kalau lebaran, karena peningkatan volume orang dan kendaraan. Kemacetan di Merak juga  lebih banyak terjadi di luar musim pulang kampung. Setiap hari, Merak berdesak-desak
    Read More
  • 2

    Jul

    Menelusuri Jejak PD II ke Morotai (2)

    Morotai dalah kabupaten di Maluku Utara, yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik. Ombak lautnya ganas! Morotai punya 30 pulau terpencil. Sebagian tak berpenghuni. Listrik byarpet 300 kali dalam sebulan. Pulau itu berpenduduk 50 ribu orang. Mencar-mencar di berbagai pulau. Ada pulau Koloray hanya dihuni 300 orang. Luasnya paling sekompleks Monas. Diyakini di Morotai masih ada suku Moro yang ghaib. Mereka menjelma menjadi pohon dan binatang. Beberapa orang penduduk mengaku sempat bertemu suku itu. Memang Morotai pulau yang sepi dan misterius. Tapi siapa sangka pulau dengan jarak 3000 Km dari Jakarta itu menyimpan cerita sejarah PD II. Adalah bala tentara Jepang yang menyulap Morotai menjadi basis militer tahun 1943. Lalu mereka digempur pasukan sekutu, gabungan AS dan Australia.
    Read More
  • 3

    Apr

    Komplein ke Dirut TransJ

    Saya suka naik bus TransJakarta. Tapi kadang-kadang menyebalkan karena selalu telat. Pagi ini komplein itu akhirnya saya layangkan ke Dirut TransJ: Slmt pagi Pak Akbar. Smg bpk sehat selalu. Sy irwan wartawan detikcom. Tp sy menghubungi bpk sbg pengguna TransJakarta. Sy punya kendaraan roda dua, tp sy memilih naik transj utk ke kantor krn nyaman dan aman. Tiap hr sy naik koridor 4. Sy sengaja berangkat dr halte utan kayu ke dukuh atas pkl 6 pagi utk hindari kemacetan. Tp di koridor tsb bus transJ sering terlambat. Spt pagi ini,sy antre satu jam. Selama itu hnya satu bus yg melintas pak,itupun penuh. Selepas pkl 7 datang 9 bus berturut2, sy bisa naik di bus ke-8 dgn ‘memaksa’ penumpang lain bergeser. Bbrp calon penumpang lainnya putus asa dan keluar dr halte, entah mrk slanj
    Read More
  • 22

    Mar

    Tsunami

    Bukan karena saya pernah ke Jepang, namun melihat setiap video atau cerita terbaru mengenai tsunami yang pernah melanda negeri itu saya selalu terenyuh. Melihat bagaimana air laut naik setingi bukit, menyeret kapal berbobot puluhan ton, menerjang rumah-rumah penduduk hingga hancur, dan membuat orang- orang panik, menjerit-jerit sambil menangis. Beginilah, dahsyatnya cobaan yang dikirim oleh Allah SWT. Sisa-sisa dahsyatnya tsunami di Aceh juga pernah saya saksikan. Kuburan-kuburan yang menyimpan puluhan ribu jasad manusia. Bangkai kapal PLN yang mangkrak di tengah perkampungan. Masjid Baiturrahman, dan… Pantai Banda Aceh. Kini telah membiru kembali. Semoga tak ada lagi bencana yang menguras tangis semua orang ini.http://www.youtube.com/watch?v=8vZR0Rq1Rfw&feature=related Foto
    Read More
  • 21

    Nov

    Lelaki di Tepi Danau

    Setibanya di pinggir danau, lelaki itu bergegas duduk di atas bebatuan. Di depannya, sejajar perahu kayu tampak terapung-apung. Namun, bola mata lelaki itu tak begitu tertarik. Pandangannya menyorot jauh ke kabut yang rebah ke permukaan air danau. Ia buka baju tebalnya sambil tak henti memandang ke tengah danau, berharap pulau kecil itu menampakkan rupanya. Hawa dingin pegunungan menyergap tubuhnya secara perlahan. Tapi, kabut memang belum mau menyingkir. Satu-dua perahu kecil membawa pelancong berlayar menembus kabut itu, seperti berpetualang ke negeri antah berantah dan tak pernah kembali. Hari sudah beranjak petang. Langit juga terlihat mendung. Bagaimana jika jubah hitam alam tak memberi pilihan selain meninggalkan danau dengan kecewa? Seperti inikah dulu ketika lelaki yang bernam
    Read More

Author

Search

Recent Post